Pemerintah Perlu Serius Lindungi Pembela HAM

8 Nov 2021

Asumsi.co-Ledakan yang diduga bom terjadi di dekat kediaman orang tua advokat hak asasi manusia (HAM), Veronica Koman. Kejadian ini dinilai sebagai bentuk teror dan intimidasi yang menjadi perhatian khusus organisasi yang bergerak di bidang HAM.

Sikap Kritis Pembela HAM

Kepala Divisi Hukum Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andi Muhammad Rezaldy menyayangkan kembali terjadinya serangan teror terhadap pembela hak asasi manusia, seperti yang terjadi di kediaman Veronica.

Menurutnya, penyebab terjadinya serangan-serangan tersebut karena sikap kritis para pembela HAM dalam menyuarakan kebijakan pemerintah yang dinilai tidak sejalan dengan prinsip-prinsip HAM atau lingkungan hidup.

“Serangan-serangan terhadap para pembela HAM ini bertambah karena belum ada keseriusan pemerintah untuk memberikan perlindungan terhadap mereka,” ucap Andi kepada Asumsi.co melalui sambungan telepon, Senin (8/11/2021).

Menurutnya banyak kasus yang dialami pembela HAM, namun tidak diungkap dan dituntaskan dalam proses penyelidikan maupun penyidikannya.

“Misalnya kasus yang terjadi pada Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), NTB) Murdani yang rumahnya dibakar orang tidak dikenal,” ucapnya.

Pada kasus ini, lanjut dia sebetulnya aparat kepolisian telah melakukan penyelidikan dan pendalaman. Namun kasusnya hingga saat ini belum diungkap dan dituntaskan secara maksimal.

“Kasus serangan pembela HAM di negeri ini seringkali mengalami stagnasi atau mandek. Kemudian secara mekanisme, tidak ada regulasi khusus perlindungan terhadap pembela HAM,” imbuhnya.

Baca Selanjutnya…

https://asumsi.co/post/7755/pemerintah-perlu-serius-lindungi-pembela-ham

id_IDIndonesian