Imparsial: Negara Kini Jadi Pelanggar HAM Terbesar

Juni 15, 2026
Oleh admin

JAKARTASATU.COM– Peneliti Imparsial Wira Piliang menyebut Indonesia tengah mengalami kemunduran demokrasi (democratic backsliding) yang serius, ditandai oleh meluasnya peran militer dalam urusan sipil dan meningkatnya serangan terhadap pembela hak asasi manusia (HAM). Pernyataan itu ia sampaikan dalam diskusi publik bertema “Perlindungan Pembela HAM di Tengah Erosi Ruang Sipil di Indonesia” yang digelar Imparsial bekerja sama dengan LBH Medan dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Sabtu (13/6/2026).

“Kalau moderator bilang selamat pagi, saya bilang selamat malam, karena Indonesia gelap,” kata Wira di hadapan mahasiswa Fakultas Hukum UMSU.

Berdasarkan pemantauan Imparsial sejak pelantikan pemerintahan Prabowo-Gibran pada Oktober 2024 hingga April 2026, sedikitnya 1.000 pembela HAM mengalami berbagai bentuk serangan. Sebagian besar pelaku berasal dari aktor negara. Dalam peristiwa aksi massa Agustus 2025 saja, Imparsial mencatat sekitar 959 korban dari kalangan pembela HAM. Data dari Gerakan Masyarakat dan Lembaga Kajian (GMLK) menyebut 612 demonstran dari aksi tersebut kemudian divonis bersalah, sementara data Tempo 2026 mencatat sekitar 689 tahanan politik telah dijatuhkan vonis.



Baca Selengkapnya…

Follow Us