Jakarta, NU Online Pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam program penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menuai sorotan publik.
Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyebut keterlibatan TNI bertujuan memperkuat nilai nasionalisme, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan bagi para penerima beasiswa.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Direktur Imparsial Hussein Ahmad menilai kebijakan itu tidak tepat karena tugas utama TNI sejatinya difokuskan pada pertahanan negara, bukan urusan pendidikan maupun pengelolaan beasiswa.
“Ini tidak tepat dan saya kira lebih baik diserahkan kepada ahlinya, yakni mereka yang memang ahli pendidikan tinggi dan wawasan kebangsaan, yang keilmuannya, penelitiannya, dan disertasinya terkait hal itu, ketimbang institusi yang bukan tupoksinya di sana,” katanya kepada NU Online, Kamis (7/5/2026).
