UNDANGAN MEDIA
Launching Petisi dan Diskusi Publik
“Bahaya Remiliterisasi Bagi Demokrasi”

Yth. Rekan-rekan Media,
Dalam beberapa waktu terakhir, kecenderungan meluasnya peran militer ke ranah sipil semakin menguat melalui berbagai kebijakan dan praktik penyelenggaraan negara. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terhadap masa depan demokrasi, supremasi sipil, perlindungan hak asasi manusia, serta agenda reformasi sektor keamanan yang telah diperjuangkan sejak Reformasi 1998.
Merespons situasi tersebut, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan bersama sejumlah tokoh masyarakat sipil akan meluncurkan Petisi “Bahaya Remiliterisasi Bagi Demokrasi” yang berisi seruan kepada pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk menghentikan praktik-praktik yang mendorong kembalinya dominasi militer dalam kehidupan sipil.
Sejauh ini, petisi sudah ditandatangani oleh 57 organisasi masyarakat sipil, 270 individu yang terdiri dari tokoh masyarakat, akademisi, dan masih berpotensi untuk bertambah. Peluncuran petisi akan dilanjutkan dengan diskusi publik yang menghadirkan para penggagas petisi untuk membahas berbagai ancaman remiliterisasi terhadap demokrasi di Indonesia.
Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengundang rekan-rekan media untuk hadir pada:
Hari/Tanggal : Rabu, 29 Juli 2026
Waktu : 13.30 WIB – Selesai
Tempat : Kantor Imparsial (Jl. Tebet Dalam IV J No.5, RT.20/RW.1, Tebet Barat., Kec, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810)
Live YouTube Imparsial
Narasumber Peluncuran Petisi:
Symphati Dimas Rafi’i (Ketua Front Mahasiswa Nasional)
Feri Amsari (Akademisi Fakultas Hukum Universitas Andalas)
Sukidi (Pegiat Kebhinekaan)
Okky Madasari (Sastrawan dan Sosiolog)
Islah Bahrawi (Pegiat Demokrasi Indonesia)
Mike Verawati (MBG Watch)
M. Isnur (Ketua YLBHI)
Usman Hamid (Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia)
Yahya Ihyaroza (KontraS)
Al Araf (Akademisi Universitas Brawijaya)
Ardi Manto Adiputra (Direktur Imparsial)
Kehadiran dan peliputan dari rekan-rekan media akan sangat berarti untuk memperluas perhatian publik terhadap pentingnya menjaga demokrasi, supremasi sipil, serta memastikan reformasi sektor keamanan tetap berada pada jalurnya.
Atas perhatian dan kehadiran rekan-rekan media, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan
