Jakarta, Aktual.com — Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengecam pernyataan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang mengklaim bertanggung jawab atas keamanan masyarakat di seluruh Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan bersamaan dengan penjelasan bahwa TNI telah dan akan terus berpatroli di berbagai wilayah, termasuk untuk mengantisipasi kemungkinan demonstrasi seperti yang terjadi pada Agustus tahun lalu.
Anggota Koalisi sekaligus Ketua Umum YLBHI, M. Isnur, menilai pernyataan tersebut tidak dapat dianggap sekadar kekeliruan memilih kata.
“Klaim sebagai penanggung jawab keamanan masyarakat menunjukkan bahwa batas antara fungsi pertahanan dan keamanan dalam negeri semakin dikaburkan. Lebih jauh, pernyataan itu berisiko membenarkan kehadiran militer sebagai sesuatu yang biasa dalam kehidupan sipil,” kata Isnur dalam keterangan tertulis, Senin (11/8/2026).
Baca Selengkapnya…
Keamanan Masyarakat Bukan Mandat TNI, Koalisi Sipil Desak Hentikan Militerisasi
Agustus 11, 2026
