Oknum TNI Diduga Pasok 604 Butir Amunisi ke KKB, Makin Perpanjang Siklus Tindak Kekerasan di Papua

Jumat, 22 Oktober 2021 20:24 WIB Tribun

PapuaEditor: fajri digit sholikhawan | Reporter: Bima Maulana Rahmad Hidayat | Video Production: Unzila AlifitriNabila

TRIBUN-VIDEO – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) akan terus meneror dan melakukan tindak kekerasan di Papua.

Hal ini lantaran adanya dugaan sejumlah oknum TNI yang memasok amunisi kepada pihak simpatisan dan berafilisasi dengan KKB.

Dikutip dari Tribun-Papua.com pada Jumat (22/10/2021), menurut Direktur Eksekutif Imparsial, Gufron Mabruri, dugaan penjualan amunisi oleh oknum TNI merupakan bentuk penyimpangan.

Tak hanya itu ia menegaskan tindakan pemasokan amunisi ini melebar menjadi pelanggaran pidana.

Ia menilai kepada pihak yang berwenang harus menuntaskan kasus ini.

Hal itu berpengaruh pada penyelesaian persoalan keamanan di Bumi Cendrawasih.

Secara detail ia memaparkan dampak kasus ini juga akan bermuara pada lamanya siklus kekerasan di tanah Papua.

”Amunisi tersebut bisa dipastikan digunakan dan hal itu menghambat pemutusan siklus kekerasan yang masih terus terjadi sampai sekarang di Papua,” jelas Gufro, Jumat (22/10/2021).

Sebagaimana informasi sebelumnya, terungkap fakta seorang oknum TNI memasok 604 butir amunisi kepada tiga orang berafiliasi dengan KKB di pegunungan Papua.

Kabar tersebut diperoleh berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tiga orang yang ditangkap di Kabupaten Mimika, Papua, pada (30/9/2021).

Ketiga orang itu berinisial AB, KG, dan BS.

Mereka mengaku mendapatkan 604 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter dari oknum TNI.(Tribun-Video.com/ Tribun-Papua.com)

id_IDIndonesian