JAKARTA, suarapembaharuan.com – Imparsial bekerja sama dengan Universitas Mataram (Unram) menyelenggarakan diskusi publik bertajuk ‘Menggugat Peradilan Militer: Kebutuhan Transformasi dari Peradilan Militer ke Peradilan Umum’ di Aula Prof. Asikin, Gedung A3 FHISIP, Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (28/4/2026). Diskusi ini disebut bertujuan untuk mengkaji secara kritis akuntabilitas sistem peradilan militer di Indonesia serta urgensi transformasi menuju sistem peradilan yang lebih adil dan transparan.
Diskusi ini menghadirkan narasumber dari Laboratorium Hukum Universitas Mataram, Akademisi FHISIP Universitas Mataram, Kelompok Pemerhati Sosial FHISIP Universitas Mataram, serta Imparsial sebagai lembaga penelitian dan advokasi hak asasi manusia.
Dalam diskusi tersebut, Ketua Kelompok Pemerhati Isu Sosial Universitas Mataram, Ghibran Maulana menegaskan bahwa problem utama akuntabilitas militer di Indonesia terletak pada dualisme peradilan yang secara normatif telah dibatasi, namun dalam praktiknya masih ambigu dan membuka ruang impunitas.
Akuntabilitas Peradilan Militer Digugat, Segera Transformasi Menuju Peradilan Umum
April 30, 2026
