TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktur Imparsial, Ardi Manto Adiputra, menyoroti adanya kecenderungan kembalinya militerisme dalam kehidupan sosial dan politik di Indonesia selama satu dekade terakhir.
Fenomena ini ditandai dengan normalisasi kehadiran militer di ranah sipil serta penempatan prajurit aktif di jabatan-jabatan strategis pemerintahan.
“Hal ini tidak hanya melampaui mandat utama militer, tetapi juga berkontribusi pada kaburnya batas antara ranah sipil dan militer, dan khawatirnya dapat mengganggu pilar demokrasi,” ujar Ardi dalam diskusi publik bersama FISIP UIN Jakarta, Selasa (7/4/2026).
