Keberadaan Israel dan Indonesia dalam forum yang sama berpotensi dimanfaatkan sebagai legitimasi atas berbagai tindakan Israel terhadap Palestina.
KOALISI Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mendesak Indonesia menarik diri dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Desakan itu muncul setelah Israel resmi menjadi anggota organisasi tersebut.
Israel bergabung dengan BoP pada 11 Februari 2026. Organisasi ini merupakan inisiatif Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Koalisi menilai keikutsertaan Israel justru memperumit posisi Indonesia dalam upaya penyelesaian konflik Palestina-Israel. “Masuknya Israel ke BoP seharusnya menjadi sinyal bagi Indonesia untuk keluar dari keanggotaan BoP,” ujar Direktur Imparsial Ardi Manto Adiputra dalam pernyataan tertulis, Senin, 16 Februari 2026.
Menurut Ardi, keberadaan Israel dan Indonesia dalam forum yang sama berpotensi dimanfaatkan sebagai legitimasi atas berbagai tindakan Israel terhadap Palestina. Koalisi juga menyoroti rencana pengiriman sekitar 5.000 hingga 8.000 pasukan TNI ke Gaza untuk Pasukan Stabilitas Internasional (International Stability Force/ISF) yang diinisiasi BoP. Langkah ini dinilai dapat memperumit situasi di lapangan. Baca Selengkapnya…
Koalisi Desak Indonesia Keluar dari Dewan Perdamaian
Februari 16, 2026
