Pelatihan membuat Buket Pokja Perempuan Gunungjati

Menjembatani ekonomi kreatif dalam masyarakat sambil menebar benih perdamaian

Kelompok Ibu-Ibu PKK dan remaja putri yang berasal dari RW (satu) 1 sampai dengan RW (tujuh) 7 Desa Jadimulya Kecamatan Gunung jati berkumpul di Gedung PKK, Desa Jadimulya, untuk melaksanakan kegiatan RTL (Rencana Tindak Lanjut) pelatihan pembuatan parsel dan buket. Kegiatan Pada Kamis, 15 Desember 2022 diikuti oleh peserta sebanyak dua puluh sembilan (29) orang perempuan ibu-ibu dan remaja, dari pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 13.00 WIB. 

Kegiatan ini dipandu oleh Ibu Sulis selaku MC (master ceremony) dari perwakilan PKK Jadimulya yang membuka acara pelatihan buket ini. Disusul dengan sambutan oleh staff lokal Gunungjati yaitu Neneng sebagai perwakilan Imparsial. Beliau menjelaskan bahwa Imparsial adalah lembaga yang konsen pada isu kerukunan perdamaian dan toleransi di masyarakat. Imparsial juga sering berelasi dengan pihak hukum dan kepolisian. 

Neneng juga menjelaskan kegiatan ini merupakan RTL dari pertemuan sebelumnya dalam “Saresehan Kebhinekaan” yang menghadirkan lintas desa dari unsur tokoh perempuan (empat) 4 desa; Jatimerta, Klayan, Jadimulya, dan Adidarma. Dengan tujuan memberikan tempat atau media bagi ibu-ibu untuk berkumpul merumuskan ide dan gagasan apa yang bisa dilakukan demi meningkatkan kerukunan dan persatuan antar warga desanya, baik melalui pendekatan ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan agama.

Sambutan diberikan juga oleh Sekretaris Desa Jadimulya yaitu Bapak Budiyanto, dalam hal ini mewakili Kepala Desa Jadimulya yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya disampaikan bahwa, beliau sangat mengapresiasi adanya pertemuan atau kegiatan tersebut. Serta tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak penyelenggara yaitu Imparsial.

Bapak Budiyanto menjelaskan sedikit mengenai imparsial kepada ibu-ibu dan remaja putri dari hasil penelusurannya tentang imparsial di website atau media sosial. “Imparsial ini adalah sebuah LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang bergerak dalam bidang kemanusiaan, mencegah adanya kekerasan, radikalisme, dan untuk merawat kerukunan dan toleransi. Jadi dari pihak imparsial ini memberikan sedikit stimulus kepada kita untuk bisa berkumpul, bisa memberikan warna lebih terkait toleransi dan perdamaian yang dikemas dalam bentuk pelatihan buket ini.” Jelas Pak Budiyanto dalam sambutannya.

Lebih lanjut lagi Pak Budiyanto juga menyampaikan bahwa di Desa Jadimulya untuk kelompok perempuan mengambil inisiatif pelatihan pembuatan hantaran dan buket dengan harapan dapat dimanfaatkan oleh peserta yang hadir. Dapat menjadi wadah supaya peserta lebih kreatif dan inovatif lagi. Mudah-mudahan dengan adanya stimulus dari imparsial ini, tidak hanya berhenti sampai di sini saja, akan tetapi menjadi kelanjutan yang lebih masif lagi. “Syukur-syukur, dana yang diberikan oleh imparsial sendiri jauh lebih banyak lagi dalam menyelenggarakan hal-hal positif seperti ini,” lanjut Pak Budiyanto sambil terkekeh. Karena harapan beliau seperti itu. Kegiatan ini menjadi stimulus awal untuk kemudian diadakan stimulus-stimulus lainnya yang lebih masif.

Dalam penutupan sambutan Pak Budiyanto, beliau memberikan semangat untuk para peserta dan mengimbau agar para peserta ibu-ibu dan remaja putri dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik mungkin. Di kemudian hari dari pelatihan buket ini bisa menjadi nilai tambah untuk peningkatan ekonomi kreatif para peserta. Seperti yang telah dilakukan oleh sebagian ibu-ibu anggota PKK Jadimulya, Ibu Rumidah, Ibu Ersih dan Ibu Sulis, melalui pembuatan buket ini menjadi pemasukkan ekonomi karena sudah banyak juga yang memesan kepada mereka. “Ke depan dari pelatihan ini nantinya, oleh kita, dari kita dan untuk kita. Jadi nanti misal ada yang mau memesan, tidak mesti jauh-jauh ke luar desa, tapi kita memanfaatkan sumber daya manusia dari desa kita sendiri.” Pungkasnya. Kemudian Pak Budiyanto menyampaikan salam Pak Kepala Desa Jadimulya kepada para peserta yang hadir di Gedung PKK Balai Desa Jadimulya tersebut.

Kegiatan selanjutnya, masuk kepada acara inti yaitu pelatihan pembuatan parsel dan buket. Ibu Rumidah selaku fasilitator membagi peserta ke dalam beberapa kelompok. Kemudian Ibu Rumidah, Ibu Ersih dan Ibu Sulis selaku anggota PKK Jadimulya, menjadi mentor atau tutor pelatihan tersebut.

Para peserta begitu antusias dan sangat kompak. Terjalin adanya suatu kerjasama tim yang sangat menyenangkan. Di sela-sela pelatihan tersebut para peserta saling betukar informasi, saling bercerita dan berbagi pengetahuan yang dibalut dengan canda dan tawa. Neneng selaku co-fasilitator ikut mendampingi para peserta dalam pelatihan pembuatan buket tersebut. Haryono dan Cepe mendokumentasikan moment-moment para peserta pelatihan.

Terakhir, sesi foto bersama dan pembagian kenang-kenangan (buket snack) kepada beberapa peserta juga perwakilan imparsial dari hasil pelatihan peserta itu sendiri.

id_IDBahasa Indonesia