Ucapan Adik Prabowo Subianto Dianggap Lukai Hati Keluarga Korban Penculikan

Wakil Direktur Imparsial, Gufron Mabruri (kedua kiri), Koordinator peneliti Imparsial, Ardi Manto Adiputra (paling kiri) dan peneliti senior Imparsial Anton Aliabbas (kedua kanan) saat jumpa pers terkait Peringatan HUT Ke-74 TNI, di Kantor Imparsial, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat 4 Oktober 2019. Antara Foto/Syaiful Hakim

TEMPO.COJakarta – Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Lupa mengatakan pernyataan adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, tentang kasus penghilangan orang secara paksa atau penculikan aktivis 1997-1998 melukai hati keluarga korban.

“Pernyataan Hashim Djojohadikusumo menyakiti hati korban dan keluarga korban serta melukai rasa keadilan masyarakat,” kata perwakilan koalisi sekaligus Direktur Imparsial Gufron Mabruri, melalui keterangan tertulis, Ahad, 19 November 2023.

Gufron menjelaskan, baru-baru ini Hashim mengatakan keterlibatan Prabowo dalam penculikan aktivis atau pelanggaran HAM masa lalu tidak memiliki bukti. “Hashim mengatakan kasus tersebut sudah dibahas sebanyak 10.000 kali dan dugaan keterlibatan Prabowo tidak terbukti,” ujar Hashim, ditirukan Koalisi.

Pernyataan Hashim itu dianggap menyakiti korban dan keluarga penghilangan paksa 1997-1998 dan rasa keadilan masyarakat. Apalagi sampai saat ini masih ada 13 orang diculik belum kembali. Mereka menganggap adik calon presiden nomor urut dua itu tidak pantas mengeluarkan ucapan itu.

Baca Selanjuutnya…

https://nasional.tempo.co/read/1798833/ucapan-adik-prabowo-subianto-dianggap-lukai-hati-keluarga-korban-penculikan

en_GBEnglish (UK)