Ada 65 Kasus Penyimpangan ASN dalam Pemilu 2024 Selama Tujuh Bulan Terakhir


Ilustrasi ASN. Selama tujuh bulan terakhir, ditemukan 65 kasus penyimpangan yang dilakukan oleh aparatur sipil negara (ASN) terkait Pemilu 2024. 



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Selama tujuh bulan terakhir, ditemukan 65 kasus penyimpangan yang dilakukan oleh aparatur sipil negara (ASN) dalam Pemilu 2024.

Data ini dihimpun oleh Koalisi NGO untuk Keadilan Pemilu (SINGKAP) yang terdiri dari KontraS, SETARA Institute, Imparsial, dan KPPOD dalam rilisnya, Rabu (30/11/2023).

Dalam pemantauannya, Direktur Imparsial, Gufron Mabruri menjelaskan pihak koalisi mengkategorikan kasus-kasus penyimpanganASN dalam tiga jenis pelanggaran, yakni:

Pelanggaran netralitas, kecurangan pemilu, dan pelanggaran profesionalitas.

“Pelanggaran netralitas terjadi dalam 32 kasus, 24 kasus merupakan kecurangan pemilu, dan hanya 4 kasus pelanggaran profesionalitas,” kata Gufron dalam rilis data pemantauan di Kantor Imparsial, Jakarta, Rabu.



Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ada 65 Kasus Penyimpangan ASN dalam Pemilu 2024 Selama Tujuh Bulan Terakhir, https://www.tribunnews.com/mata-lokal-memilih/2023/11/30/ada-65-kasus-penyimpangan-asn-dalam-pemilu-2024-selama-tujuh-bulan-terakhir.
Penulis: Mario Christian Sumampow
Editor: Muhammad Zulfikar





en_GBEnglish (UK)